Kasih Tuhan yang Sempurna dan Menyempurnakan

Jangan pernah menilai seseorang dari apa yang terlihat di luarnya, karena yang terlihat di luar hanya sementara dan seringkali berubah… cepat atau lambat engkau akan kecewa…

Saat engkau melihat orang yang selama ini engkau kagumi ternyata mengecewakanmu, pastilah engkau sedih karena apa yang engkau pikirkan selama ini ternyata salah…

Namun, di sisi lain, saat engkau melihat orang yang selama ini engkau kagumi ternyata mengecewakanmu, seharusnya engkau bersyukur karena ternyata tidak ada seorang pun yang sempurna di dunia ini…

Hal tersebut berarti bahwa orang yang engkau kagumi selama ini pun sama dengan engkau, bisa mengecewakan, dan bisa juga dikecewakan…

Kalian berdua sama-sama manusia yang sarat dengan kelemahan dan keterbatasan…

Ada waktunya engkau bisa begitu menyenangkan bagi orang lain, namun akan datang pula saatnya engkau begitu menyebalkan bagi orang lain…

Tidak ada seorang pun yang sanggup menyenangkan semua orang sampai akhir hidupnya…

Bahkan, orang yang tercatat dalam sejarah sebagai orang paling bijaksana yang pernah hidup di dunia ini pun ternyata juga punya banyak lawan semasa hidupnya…

Selalu ada pro dan kontra dalam hidup ini…

Tapi itulah indahnya kehidupan…

Setiap individu punya pola pikir dan kebudayaan yang unik, berbeda-beda, dan tidak ada satu pun dari antaranya yang sama persis…

Betapa hebatnya Sang Pencipta yang Maha Jenius yang telah menciptakan manusia dengan beragam kebudayaan dan karakter yang berbeda-beda satu dengan yang lainnya…

Kepada Dialah seharusnya kita menaruh kekaguman kita…

Hanya Dia yang sempurna, tidak terbatas, tidak pernah terbendung oleh apapun juga…

Dia memberi kepada siapa Dia mau memberi…

Dia menaruh belas kasihan kepada siapa Dia mau menaruh belas kasihan…

Semua itu bukti kedaulatanNya…

Siapa yang bisa menggugat Dia?

Karena itu, tujukanlah pandanganmu padaNya…

Saat orang-orang di sekitarmu begitu menjengkelkan, menyebalkan, dan menyakiti engkau, ingatlah bahwa Penciptamu tidaklah demikian…

BagiNya, engkau sangat berharga, seperti biji mataNya…

Siapa orang di dunia ini yang mau kehilangan penglihatannya?

Demikian juga Penciptamu tidak ingin kehilangan engkau…

BagiNya engkau lebih dari sekedar sahabat, lebih dari sekedar anak, lebih dari sekedar ciptaan kesukaanNya…

BagiNya, engkau sama dengan hidupNya, engkau adalah segala-galanya…

Your life is precious in God's sight.

Your life is precious in God’s sight.

Ketika engkau berharap ada orang yang bisa terus menyenangkan dan mengasihi engkau, atau sebaliknya engkau berharap selalu bisa menyenangkan atau memuaskan orang lain, dapat dipastikan engkau adalah orang yang paling sering mengalami kekecewaan dalam hidup ini…

Berharaplah pada kasih yang tidak terbatas, begitu luas, begitu dalam, dan kebesarannya tidak pernah dapat digambarkan dengan kata-kata manusia, karena sesungguhnya tidak ada yang dapat menyelaminya dan tidak ada yang dapat mengukurnya, dan… sesungguhnya kasih itu telah dicurahkan bagi semua manusia…

Tidak ada kasih yang lebih besar daripada kasih seorang yang memberikan nyawanya bagi sahabat-sahabatnya…

Engkau lebih dari sekedar sahabat bagi Penciptamu, itulah sebabnya Dia mau mengorbankan hidupNya bagimu sebagai bukti bahwa Dia begitu mengasihi engkau…

Hanya satu bagian kita…

Terimalah kasihNya dan percayalah…

Maka engkau tidak akan pernah lagi mengalami kepahitan hidup karena sikap yang menyakitkan, menyebalkan, dan menjengkelkan dari orang-orang yang selama ini engkau kagumi dan sayangi…

Kasih manusia mungkin berubah, namun kasih Sang Pencipta tak pernah berubah dan tak pernah lekang oleh waktu…

You are worthy of God's (perfect) love.

You are worthy of God’s (perfect) love.

Nobody is perfect. Only God is perfect. God is love and only His love shall make us perfect. 

(This note was first written on November, 26, 2009 and updated on February, 21, 2013)

One thought on “Kasih Tuhan yang Sempurna dan Menyempurnakan

  1. Amiin,,,,,
    beneer banget tuh,,
    yang bisa kita lakukan itu cuman 1
    nyeraiin semua pengharapan kepada Tuhan seorang,,
    maka kita tidak pernah mengalami hal yang nyakitin hati,,apalagi seprti kecewa dan sakit hati,,,

    GOD BLESS

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

About Philip Wijaya

A lifelong-learner and a story-writer who dreams to be a history-maker.