Kerajaan atau Keluarga?

Ada dua lembaga di dunia ini yang mencerminkan pola hubungan dalam masyarakat sehari-hari. Kedua lembaga tersebut sekaligus menjadi lembaga terbesar, yaitu kerajaan dan terkecil, yaitu keluarga. Tanpa kita sadari, setiap hari kita memainkan kedua pola tersebut ketika sedang berinteraksi dengan orang lain, baik secara individu maupun kelompok. Pola hubungan kerajaan ditandai dengan adanya peraturan dan hierarki …

Continue reading Kerajaan atau Keluarga?

Tak Kenal, Tak Sayang

"Setiap orang ingin terkenal." Setujukah teman-teman dengan pernyataan tersebut? Mungkin ada beberapa orang yang kurang setuju karena faktanya menjadi orang terkenal tidak selalu menyenangkan, seringkali malah justru terbeban (karena harus menampilkan sikap yang baik di depan semua orang alias jaim). Baiklah, sekarang saya ganti pernyataannya: "Setiap orang ingin dikenal dengan baik." Saya yakin banyak orang akan …

Continue reading Tak Kenal, Tak Sayang

Sepuluh Lubang dalam Diri Manusia

Ada sebuah fakta menarik tentang tubuh manusia. Ternyata, dalam diri setiap individu, baik laki-laki maupun perempuan, terdapat sepuluh lubang: sembilan di antaranya merupakan lubang fisik, yaitu lubang yang terdapat di dalam tubuh jasmani setiap orang. Apa saja? Mari kita hitung bersama. Di bagian paling atas, yaitu kepala, terdapat 2 lubang mata, 2 lubang telinga, 2 …

Continue reading Sepuluh Lubang dalam Diri Manusia

Pekerjaanku, Makananku

Pekerjaan itu seperti makanan. Keduanya dibutuhkan setiap hari. Jika dalam sehari kita tidak bekerja atau tidak makan sama sekali, kita akan merasa ada sesuatu yang kurang lengkap di hari itu. Tidak bekerja dalam waktu yang lama akan membuat kita merasa useless atau meaningless. Tidak makan dalam waktu yang lama akan membuat kita kelaparan dan mudah …

Continue reading Pekerjaanku, Makananku

Duri dalam Daging

Sering kita dengar kutipan bijak dalam bahasa Inggris: "Nobody is perfect" atau orang sering berkata: "Kesempurnaan hanyalah milik Tuhan". Kedua pernyataan tersebut mengandung pesan moral yang senada, mengingatkan kita agar selalu rendah hati dan sederhana dalam menjalani hidup. Ketidaksempurnaan manusia dapat diibaratkan sebagai "duri dalam daging" yang ada dalam diri setiap orang, supaya tidak ada satupun yang menyombongkan diri dan hancur. …

Continue reading Duri dalam Daging

Bhinneka Tunggal Ika dan Manusia

Bhinneka Tunggal Ika ternyata tidak hanya menjadi semboyan bagi bangsa Indonesia, tetapi ia juga sangat relevan alias nyambung dengan kehidupan manusia, di seluruh muka bumi. Bhinneka Tunggal Ika tidak bersifat eksklusif, tetapi inklusif. Bagaimana menjelaskannya? Ilustrasinya sederhana. Dalam diri seorang individu manusia, terdapat banyak anggota tubuh. Ada kepala, badan, tangan, dan kaki. Bagian kepala masih dibagi lagi, …

Continue reading Bhinneka Tunggal Ika dan Manusia

Bhinneka Tunggal Ika dan Indonesia

Saat masih duduk di bangku sekolah dasar (SD) hingga sekolah menengah atas (SMA), ada satu mata pelajaran yang cukup berkesan, yaitu Pendidikan Moral Pancasila (PMP), yang kemudian berubah nama menjadi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn). Mengapa berkesan? Karena pada saat itu, kebanyakan murid di kelas kami sebenarnya tidak terlalu tertarik dengan pelajaran tersebut, tapi entah …

Continue reading Bhinneka Tunggal Ika dan Indonesia